❄️ Puisi Tentang Allah Swt
Kumpulancontoh puisi tentang ramadhan terbaik yang meyentuh hati, puisi ramadhan bertema meyambut bulan puasa hingga akhir ramadhan Atas Kehendak Allah SWT Kini Kau Menghitung Hari Terima Kasih Banyak Telah Hadir Pada Kami Semua dan Memberikan Pelajaran Yang Sangat Berarti Ramadhan! Selamat Tinggal Semoga Kita Bertemu Di Tahun Depan Ramadhan!
AdminSenipedia harap bisa menghibur dan memberi suntikan semangat bagi kamu, agar selalu ikhlas dan berpikir positif terhadap takdir Allah SWT. 1. Puisi Ibu Tersayang Yang Telah Tiada. Ibu, kaulah satu-satunya wanita, Yang paham akan suka dan duka, Tentang kepasrahan dan gelora asa. Ibu,
Kultumsingkat tentang hari raya idul fitri. Bagaimanapun juga, dalam beribadah kita harus ikhlas karena mengharap ridho allah swt. Ceramah singkat tentang ikhlas dibawah ini bisa dipakai dalam acara seperti kultum atau pengajian singkat baik di kampus, sekolah maupun lingkungan masyarakat.
Makasetelah Musa sadar kembali, dia berkata: Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman." (QS. al A'raaf: 143) Di sini, Allah SWT berfirman: "Hai Musa, sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) kamu dari manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalahKu dan untuk berbicara langsung denganKu.
assalamualaikum wr.wb. saya pernah diajak "hijrah" oleh sekelompok orang 2 tahun yang lalu, pada awalnya mereka mengajak belajar al qur,an bersama, lama-lama topik yang dibicarakan dan dibahas adalah tentang"negara islam indonesia". kita harus membayar shodaqoh untuk membantu "perjuangan" sebelum berangkat "hijrah" sebesar 2 jt, kemudian perbulan 20 dollar amerika kurang
Untukmemenuhi seruanNya Di atas sajadah ku bersimpuh dan brserah Atas segala keluh kesahku Serta atas ujian dan nikmatNya Ya Allah. Jadikn aku sebagai hamba yang selalu brsyukur atas nikmat dan karuniaMu Jadikn aku sebagai hamba yang selalu bersabar atas ujianMu Terima kasih ya Allah. Di pagi yg indah ini KarenaMu
Kemudian Allah SWT menumbuhkan pohon labu agar Nabi Yunus AS dapat bernaung di bawah daunnya serta memakan buahnya. Sesudah kondisinya pulih, beliau diperintahkan untuk kembali kepada kaumnya. Baca juga: Kumpulan Puisi Singkat tentang Ibu yang Membuatmu Rindu untuk Pulang
ALLAHSWT Karya: Muhammad Jamal Baligh Tak bisa diraba Tak bisa dirasa Apalagi bisa dilihat Namun percayalah Akan ada-Nya dan ke Esaan-Nya Tuhan seru sekalian alam Allah Subhanahu Wa Ta'ala Dia maha melihat Dia maha mendengar Dia maha pengasih Dia maha penyayang Dia maha segalanya Bumi dihamparkan Langit ditegakkan Siang dan malam silih berganti
Ketikaaku tua nanti,atau Allah Swt mengambil ku secara tiba-tiba disaat orang-orang terdekatku merindukan tentang aku,cerita ku, mereka bisa membaca ceritaku sepuasnya mereka, karena Umur tak kan pernah ada yang tau dan aku berharap Allah SWT selalu memberikan aku kesehatan,panjang umur dan keberkahan dalam perjalanan ku yang singkat ini..
Dan(ketahuilah) mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. 3. Penolong Hadist tentang sholat lainnya mengenai
Sekianlahartikel Kata Kata Bijak Cinta Tentang Penciptaan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan artikel ini.
Segalapuji bagi Allah SWT, atas berkat rahmat dan hidayah-nya maka dalam kesempatan yang baik ini saya dapat mengerjakan hasil wawancara saya tentang, "Beriman Kepada Allah Swt". Siang hari ini saya akan melakukan wawancara kepada seorang warga yang merupakan seorang pedagang baktus, yang bernama edwar jauhari.
sgMG7. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Meski tak harus melihat wajahMu Aku telah tersenyum menulis puisi ini tentang diriMu Bagiku memang tak mudah berharap hal demikian Karena bukti ke-Esaan Mu membuat ku jatuh cinta akan wujudMu =============== Meski aku tak dapat melihat Mu Aku akan terus berdo’a bahwa Engkau akan selalu menjagaku Disetiap hariku, akan kubaktikan untukMu duhai Kasih Disetiap waktu, diri ini akan selalu mengingatMu meski futur =============== Aku selalu tersenyum, menulis puisi ini untukMu duhai Kasih Sungguh aku merasa hamba yang paling bahagia Amalan-amalan ini tak hentinya aku laksanakan untukMu Sebagai buktiku mengagumi dan mencintaiMu setulus hatiku =============== Selama Engkau masih mengalirkan udara bersih dalam nafasku Maka disitulah aku terus bersyukur atas nikmatMu Subhanallah, walhamdulillah, Walailahaillallah, WallahuAkbar Inilah zikir yang akan terus membasahi mulut dan hatiku =============== Takkan kurasakan kebahagiaan, ketika aku mengingatMu melalui dzikirku Takkan kurasakan sehat, ketika aku menjumpaiMu dalam sholatku Takkan kurasakan keindahan, ketika melihat nikmat yang Engkau berikan Takkan kurasakan semangat, ketika harus bangkit dari cobaan dan ujian dariMu =============== Oh duhai Tuhan ku yang Agung Maha Suci Engkau atas segala-galanya Kapanpun engkau akan mengambilku Maka ku siap bertemu dengan amalku di padang masyar nanti Lihat Puisi Selengkapnya
Puisi dan kata bijak Puisi religi karunia Allah sungguh memikat. Dalam kehidupan yang dijalani ini karunia Allah dapat di manfaatkan secara langsung yang ada berbagai macam dalam kehidupan terkadang kita tak menyadari bahwa semua itu adalah karunia dari Allah Swt, salah satu hal inilah yang diceritakan dalam puisi religi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak untuk kali kehidupan sehari- hari kita sadari ataupun tak menyadari, kehidupan matᥱrialistis sudah membuat kita terkadang lupa akan arti karunia Allah yang sebenarnya, puisi pendek tentang allah beberapa waktu yang menjelaskan akan hal orientasi manusia terhadap materi yg begitu tinggi mengubah perspektifnya terhadap karunia. Kita tak jarang menduga bahwa segala sesuatu yg diberikan Allah kepada kita berupa tambahan materi merupakan sebuah terkadang kita tak dapat membedakan mana karunia, mana yang dapat dikategorikan sebagai karunia dari Allah ialah manakala setelah kita mendapat sesuatu, dapat membuat kita semakin dekat dengan satu contoh ketika mendapat pekerjaan di suatu perusahaan, dan ketika kita berkerja, kita semakin mnedekat diri kepada Allah, atau kwalitas ibadah kita setelah berkerja di perusahan tersebut semakin dengan kata tentang karunia, berikut ini tiga puisi religi salah satunya adalah puisi karunia Allah sungguh adapun masing masing judul puisi religi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak antara cʌndu nan memikatPuisi karuniamuPuisi sang mautSalah satu penggalan bait dari tiga puisi karunia Allah sungguh memikat " karunia tanpa batasan dalam otak mengalir seirama jatung berdetak. resah sirna terbang keangkasa, Puji syukur kami panjatkan Kepada-MU pemilik kehidupan, Kematian sudah menjadi kepastian Tak mampu untuk dimundurkan".Puisi Religi Puisi Karunia Allah Sungguh MemikatBagaimana kata kata religi atau kata kata Islam dalam bait puisi religi yang dipublikasikan puisi dan kata bijak, selengkapnya di simak saja tema puisi religi berikut CɅNDU NAN MEMIKATCandumuBegitu kuat dalam otakMengalir seirama jantung berdetakBuat akalku terus tegakKepulmuAdalah apa yang dinuraniHarumanmu adalah aroma khas dari jiwakuDarimuDamai kerap menyapaOlehmu semua resah sirna terbang keangkasaMengikuti liuk kepul yang mengudaraKauAdalah sahabat yang akan berkhianatNanti saat masa itu datang aku takkan selamatKan terkapar menjijikkan menjadi sebusuknya mayatNamunKini hanya engkau yang tahu apa isi hatikuKau buang resahku membumbung kelangit biruBersamamu tiada lagi gundah yang mengganggukuMheefrhoodheentJambi, 28-09-2016PUISI KARUNIA-MUPagi ini langit cerahAngkasa membiru teramat indahKicau kutilang menambah meriahSurya bersinar sangat gagahLangit bersih tanpa mendungTiada kelabu yang merundungKeindahan yang pantas disanjungBerkah dari Maha AgungPuji syukur kami panjatkanKepada-MU pemilik kehidupanTelah memberi kami kenikmatanJutaan Karunia tanpa batasanTerima kasih Sang TuhanAtas Anugerah yang tercurahkanUntuk kami menikmati kehidupanTerus bernafas meneruskan perjalananMheefrhoodheentJambi, 29-09-2016PUISI SANG MAUTDalam hening atau semarakKedatangannya tak dapat ditolakTiada kekuatan untuk memberontakMeski engkau dalam kotakDia datang tanpa diundangBerwajah lembut hingga garangBermacam cara dalam bertandangTergantung catatan yang terbentangDia adalah Sang MautSetiap saat siap menjemputMeski kita sedang bersujudAtau mendengkur dalam selimutKematian sudah menjadi kepastianTak mampu untuk dimundurkanAtau pun meminta disegerakanSemua menjadi suratan TuhanMheefrhoodheentJambi, 29-09-2016Demikianlah puisi karunia Allah sungguh memikat. Simak/baca juga puisi puisi pendek tentang allah yang lain di blog puisi dan kata bijak ini. Semoga puisi karunia di atas menghibur dan bermanfaat, Sampai jumpa di artikel puisi tentang religi selanjutnya, Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update, Terima kasih sudah berkunjung.
Contoh Puisi Alam Puisi Tentang Alam Singkat Pegunungan Semesta Alam dan Cinta Bahasa Inggris Bahasa Sunda Bahasa Jawa Anak Sekolah Alam Ciptaan Allah SWT Senja Yang Indah Keemasan cahaya di cakrawala Di ufuk barat saat hari mulai senja Terbelalak mata saat memandangnya Keindahan dari sang maha pencipta Sang surya bersiap untuk tenggelam Menjemput mesra ketenangan malam Meneguk cahaya dalam-dalam Menyempurnakan keindahan malam Lembayung indah tampak kekuningan Gradasi warna bagaikan lukisan Di sudut langit yang tipis berawan Hiasan terbesar sepanjang zaman Sang Bulan Mengusap Lukaku Senyuman manis sang bulan menyapaku Begitu indah mekarkan suasana hatiku Sejenak kuterdiam termangu Memandang indahnya yang tak pernah jemu Sinarmu terpancar mengusir gelap Menembus malam hadirkan terang Kunikmati cahayamu hangatkan malamku Bahagiakan rongga hati ini yang tersinari Bulan, belailah jiwaku ini Yang begitu tegang menjalani hari Usaplah sesaknya asmara di dada ini Keringkanlah luka menganga dihati ini Bulan, memandangmu membuatku mengerti Bahwa keindahan tak harus selalu didekati Bahwa keindahan tak harus selalu dimiliki Namun hanya untuk sekedar di pandang dan dikagumi Senja, Keindahan Yang Tidak Terganti Siang mulai berganti Warna langit pun berubah menjadi jingga Burung-burung silih berganti terbang di tengah warna jingga yang kian melebur di langit sana Siapa saja yang melihatnya, akan takjub dibuatnya Waktu terus berlari Warna jingga pun terkikis secara perlahan Potongan Surga Nusantara Masih dalam renungan pagi Saat burung berkata merdu Menyanyi kicau sendu Tentang alam hari ini Disana terhampar potongan surga Terlukis dalam ranah keindahan Langit selaksa biru nan indah Awan berarak mengikuti sang angin Padi menunduk dalam kebersahajaan Terhampar diatas permadani kuning alam pesawahan Gunung terlihat gagah menjulang penuh digdaya Pepohonan hijau berbaris menanti sang matahari Inilah Indonesiaku, potongan surga yang Tuhan kirimkan kepada rakyat kita Inilah Indonesiaku, keindahan lukisan Tuhan yang tergores di kanvas negeriku Inilah Indonesiaku, hamparan keindahan yang menghias tanah airku Inilah Indonesiaku, tanah kebanggaan hingga maut mengakhiri perpisahan Awan Bertebaran di angkasa Putih, kelabu, dan hitam Warna -warna menawan Bergelombang mengombak-ombak Tebal dan sangat indah Bahkan sang bagaskara tak terlihat Pelangi terlihat tak penuh Karena sang selimut menutupinya Jauh disana Menyelimuti jagat raya Tebal tipis Beredar dimana-mana Indah bukan buatan Ingin rasanya memeluknya Lembut dan menawan Indah tak terperikan Sawah Sawah di bawah emas padu Padi melambai, melalai terlukai Naik suara salung serunai Sejuk di dengar, mendamaikan kalbu Sungai bersinar, menyilaukan mata Menyamburkan buih warna pelangi Anak mandi bersuka hati Berkejar-kejaran berseru gempita Langit lazuardi bersih sungguh Burung elang melayang-layang Sebatang kara dalam udara Desik berdesik daun buluh Di buai angin dengan sayang Ayam berkokok sayup udara Puisi Tentang Alam Pegunung Kokoh Gunung Terlihat gunung tinggi menjulang Di perut bumi dia terpajang Tingginya hampir menyentuh awan Kalau dipandang sungguh menawan. Kokoh gunung tak tertandingi Sebagai paku untuk bumi Agar bumil tidak terguncang Gunung-gunung menyatukan. Ladang di Gunung Di lereng-lereng gunung Banyak sawah juga ladang Terhampar menjadi pemandangan Orang kota banyak yang datang. Gemericik air tak kesudahan Dari atas jatuh berderai Mengalir ke rumah-rumah Juga mengalir ke sawah-sawah. Hutan Menyelubungi Tampak hijau kebiruan Dari jauh di pandang Itulah gunung yang menjulang Lebih kokoh daripada Karang. Hijau dari pepohonan Menyelubungi gunung Agar ketika hujan Air terserap jauh ke dalam. Cemara di Gunung Ciremai Pohon cemara datang menyambut Diantara selimut kabut Pohonnya sangat tinggi Tanpa dahan di kanan kiri. Pohon cemara di Ciremai Gunung indah di Jawa Barat Menghampar sawah amat permai Segalanya nampak hebat. Panorama Gunung Pagi Hari Udara dingin amat membeku Kamu tipis masih melayah-layah Perlahan-lahan bangkit sang surya Cahayanya menembus alam semesta. Kicau burung mulai terdengar Menemani pagi yang datang Suasana pun disemarakkan Agar manusia penuh kebahagiaan. Dari rumah-rumah penduduk Terlihat asap mulai mengepul Menanak nasi di pagi hari Untuk sarapan di pagi ini. Keindahan Kaki Gunung Di kaki gunung nun jauh disana Ada hamparan dari sawah Warnanya menghijau Menyejukkan pandangan mata. Angin semilir tiada henti Menerpa ke wajah para petani Sembari membersihkan padi Agar panen di tahun ini. Burung-burung berlarian Dari pucuk-pucuk dahan Kadang-kadang mereka menggoda Petani yang istirahat di Gubuk Tua. Puisi Tentang Alam Semesta Lukaku Diusap Sang Bulan Aku melihat senyuman manis sang bulan seakan-akan menyapaku Senyumannya terlihat sangat indah membuat hatiku serasa mekar Aku pun terdiam Memandang indah sang bulan yang tidak pernah jemu Sinarnya seakan-akan mengusir gelap malam ini Kunikmati cahayanya menghangatkan tubuh dan malamku Serta hati ini terasa bahagia karena ia menyinari malam ini Bulan, kenapa kau memandangku seperti itu? Membuatku tidak mengerti dibuatnya Bahwa setiap keindahan tidak harus senantiasa didekati Bahwa keindahan tidak harus senantiasa dimiliki Namun hanya sekedar untuk dipandang dan dikagumi dari kejauhan Kemana Perginya Alam Lestari Dulu sering ku lihat hamparan hijau sawah beratapkan langit biru Kiri kanan sawah, tengahnya sungai Di antara gunung matahari terbit malu-malu Namun sekarang kemana? Lapisan tanah becek berwarna coklat setiap habis hujan Kini tanahku berwarna abu Lama kucari tanah becekku Tapi kenapa sekarang tak nampak? Cemara kehidupan tinggi menjulang Menjadi rumah bagi banyak hewan buatan Tuhan Sekarang cemaranya tidak berwarna hijau dan teduh Tetap tinggi tapi banyak jendela, banyak lampu Mengapa bisa begitu? Sering banjir, sering longsor Di barat ada asap bikin marah tetangga Padahal dahulu tidak begitu Ibu pertiwi cuma tersedu tapi tidak malu Sayang sekali ibu pertiwi kini tidak hanya sedih Menanggung pilu sambil tertatih Anak-anaknya nakal semua Biar dimarahi tapi tak pernah jera Puisi Tentang Alam dan Cinta Keramahan Alam Bila datang ke negeriku Kan disambut dengan alam yang hijau Dengan gunung yang menjulang Dan ombak yang berderai di lautan Burung-burung akan bernyanyi Bersiul-siul sepanjang pagi Riangnya tiada pernah berhenti Memuji robbul Izzati Bila datang ke negeriku Kan kau lihat sungai mengalir Angin-angin bersemilir Bunga mekar beribu-ribu. Pesona Alam Hijau Terperosok pada hamparan hijau Menggantung pada nuansa manja ilalang Tunggu! akan ku hirup perlahan aroma rumput ini Sebab, ku tau inilah ciptaan Tuhan yang harus kita nikmati Jauh di ufuk kehijauan Dengan dasar coklat yang menyatu pada komponen penting Berbasis kesuburan, yang terikat pada keindahan tanaman liar Sebut saja bunga Bunga menjadikan sepasang aksa siap meraih Sentuhan halus jemari mungil Siap mengabadikan momen kemekarannya Bidikan-bidikan kecil siap menjadikan momen indah untuk dikenang Sebagai hal ciptaan Tuhan yang terindah. Sabda Bumi Belum tampak mendung merenung bumi Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut Terpaku ratap menatap jiwa-jiwa penuh rindu Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu Bulan tak ingin membawa tertawa manja Kala waktu enggan berkawan pada hari Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri Terhapus awan gelap melahap habis langit Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini Hitam memang menang menyerang terang Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari Bersama untaian senandung salam alam pagi. Alam Tepian Pantai Gelombang air menari-nari di tepian pantai Menyapa pasir yang dimainkan bocah-bocah pantai Gerombolan camar berterbangan di atas ombak Berharap ikan segar tersambar diparuh-paruh mereka Gelombang ombak tepian pantai mengusap kedua mata kaki Terasa dingin meresa hingga ke relung dada Ikan-ikan kecil genit menggigit telapak kaki Menambah perasaan suka berada di alam indah ini Kupandangi jauh di ufuk benang kemerahan Terasa indah di pandang mata Kurasa sinar mentari indah inilah Yang menyatukan langit biru Dan laut dengan hamparan luasnya Ya Tuhan Perkenankan kami untuk menikmati indah alam-Mu Beberapa kali lagi Sebelum raga berada di ujung lubang tanah Perkenankan kami menjaga alam indah-Mu ini Agar lestari hingga ke akhir masa. Puisi Tentang Alam Anak SD Alamku Sahabatku Alamku adalah sahabatku Tempat aku berdiam dan tinggal Dia telah banyak memberikan Apa yang aku butuhkan Jangan hujannya dia mencurahkan Segenap air yang kami butuhkan Dengan pepohonan yang dia tumbuhkan Kami menghirup kesegaran Dengan lautan yang dihamparkan Kami berlayar mencari ikan Dengan gunung-gunung menjulang Kami buat persawahan Dengan alam Tuhan memberikan Segalanya yang manusia membutuhkan Agar mereka bersyukur Jangan sampai manusia kufur Kepada-Nya kita bersujud Merendahkan diri ini Menjadi hamba yang mengerti Keagungan Ilahi Robbi. Lautan Bumi Pertiwi Terbentang luas alam negeriku Puisi ini ku berikan cinta untukmu Semilir angin di pesisir laut Menyadarkan arti sebuah keanekaragaman Rimpuh… kisahmu kini Nestapa yang kian membuncah Sadar bahwa usiamu kini sudah menua Tapi hasrat… kau selalu di genggam Pohon, danau, laut mulai mengobarkan industri alam yang baru Mengisi cinta pada perolehan yang kelak tidak menjadi kekal Nabastala berkata. Puisi Tentang Alam Ciptaan Allah SWT Alamku Kemanapun aku pergi Menjelajahi negeri ini Berbagai keindahan kunikmati Kagum ku tak pernah henti Lihatlah gunung-gunung yang menjulang Bagaimana dapat menyentuh awan Lihatlah mentari selalu terang Menghangatkan negeri sepanjang zaman Lihatlah pantai pantai Bergemuruh dengan ombaknya Terlihat mentari terbit di sana Beribu mata terpesona Lihatlah sawah-sawah yang terbentang Membuat jiwa merasa tenang Sekujur jiwa merasa damai Memandang sawah yang amat permai Betapa indahnya alamku Di negeri nusantara yang tercinta Semoga malam ini selalu terjaga Anak cucu kita mewarisinya Indonesia Tercinta Di negeriku Indonesia Terbentang pulau beribu-ribu Beraneka ragam budaya Keindahannya mengusik kalbu Di negeriku tercinta Terdapat berbagai kekayaan Dari pohon hingga permata Di daratan hingga lautan Di tanah negeriku Pohon-pohon tumbuh bahagia Bunga-bunga bermekaran senantiasa Sawah-sawah menjadikan sejahtera Hingga insan di pelosok desa Ciptaan Tuhan Awanpun berarak riang Di langit biru yang terbentang Mengembara di negeri nusantara Dari selatan hingga utara Melintasi gunung yang kokoh berdiri Lautan yang indah anugerah illahi Mendengar debur ombak di pantai Oh, hati siapakah yang tak merasa damai? Itulah negeriku yang tercinta Selalu kerindu sepanjang masa Kan kujaga selama-lamanya Hingga akhir menutup mata Pesona Desa Di pagi hari Kicauan burung tiada henti Terbang di antara bunga berseri Menghibur hati para petani Nyanyian merdu bangunkan pagi Sebagai tanda datangnya mentari Bentangan sawah sudah menanti Tuk dijamah oleh tangan petani Puisi Tentang Alam Karya Sastrawan Terbanglah Merpatiku Oleh NN Merpati sayapmu menari merajut awan Merpati sayapmu putih suci menawan Waktu terus mengalir bagai bengawan Merpati teruslah menari, teruslah kawan Mengapa matamu sayu Pelan kedipmu terhuyung huyung Samudera hidup masih merayu Merpati teruslah, teruslah mendayung Masihlah berwarna sang pelangi Masih ada merah masih ada jingga Masihlah kau harum mewangi Masihlah aku padamu bangga Hari esok sedang menunggu Hilangkan gundah, buang gerah Merpati bentangkan tawamu Usir gelisah dari jiwamu Jangan biarkan angin membawamu Tunjukkan pada semua wibawamu — Senja Di Sudut Ufuk Timur Oleh Safi’i Pagurawan Indah langit mega memerah siang berlalu tanpa pamit jenuh tua mulai tak berdaya genggam dayung bahtera rapuh, jatuh keringat mu seperti tak hampa meniti kehidupan yang sebatas asa, sayu adzan belum berlalu pandangan ketepi namun belum berujung lengah ombak seolah kesempatan Bersujud menatap, mengharap nirwana, langgam mendayu riuh camar sudah punah di telan sang senja, kayuh bahtera tak padam di tengah kelam,hanya berteman sang bayu yang bisu menyelimuti tubuh renta mu,di sudut ufuk timur kau terus berhayal kosong. Jarak demi jarak mulai lalu setiap jengkal untuk membunuh kerinduan yang di lengah kan waktu, tak tahu rejeki ini hari entah cukup entah tidak,namun senyum mu seolah menutupi beban yang begitukejam tuk di lalui. Malam ini kau pejam kan mata mu agar esok tak dilampau oleh embun. Bahtera mendayu di damping ilahi semesta saksi. Puisi Angin Dan Kemegahannya Oleh Gyasbudyanto Angin….. Begitulah kita tau akan namanya. Angin tak dapat kita rengkuh. Namun kita dapat merasakan sentuhannya. Angin bisa bermanfaat bahkan juga bersahabat. Hingga kita bisa menikmatinya. Namun …. Kemarahan angin tak dapat kita menduga. Diantara kuasanya, angin meluluh lantakan semuanya. Tanpa ada yang tersisa di hadapannya. Angin…. Bisa menjadi kabar bahagia untuk mu. Bahkan bisa menjadi kabar isu bertopeng rindu. Pahamilah…. Kabar apa yang angin bawa untuk mu. Angin….. Tetaplah akan menjadi angin. Kemana pun ia akan berhembus. Kita tak akan pernah tau arah dan tujuannya. Itu lah angin dan kemegahannya. Puisi Tentang Alam Bahasa Inggris THE SPLENDOR OF NATURE MY CLIME By Eka Setiawati The sound of the wind Begin to approach me I pause for a moment On my natural splendor The serenity and solitude Begin to close my eyes Slowly Enjoying the beautiful nature of my clime O my clime nature Make me feel welcome to be with you Enjoy the coolness and serenity Its irreplaceable charm A rhythmic crassher of wind The dancing leaves are saddled savanna What a beautiful country I am Make nature of this clime to be stunned Keep your natural world The splendor that will never be replaced Keep your country always For you Indonesia THE CRASSHER OF WAVES BEACH By Eka Setiawati I came to the beach A rumbling sound That makes me calm Will all the problems and obstacles I always look at it Beach crassher from closeness White sand and coral reefs That was swept away with the coming of the waves The time has now passed The sun began Cornering me back To prostrate to you O Allah Thank you the crassher of the beach Who always greeted me in stillness That I always wanted to get you In every day MY INCLINE ON MDPL OF BLUE FIRE By Eka Setiawati Starting from my wish From the first time, I made a hope And now missed my prayer Until now I do not believe it Giving spirit with others and willpower These legs start me With the darkness that escort me Bring simple lighting Which brings me to the top For a moment I stop this legs Looking at the right and left Only darkness and full of cliffs But this escort so to up Where I was hoping The cold night passes through my rib Throughout the body Without any warmth But I stayed on top The morning sun is now beginning to rise Seen standing on a mountain The sea of clouds that amazes me For your creation from god The natural splendor of this clime is fascinating Puisi Tentang Alam Bahasa Jawa Esuk Esuk Esuk… Esuk iki Gini, gimah, lan giman Bar sarapan nyeruput wedang Maring sawah ora ngitung wayah Tumandang ngawe buruh tani maring Bu Khadijah Mantun lan ndamel gubuk, tunggu manuk Lintang Panjer Rahina Nalikane bumi isek sepi Lintang panjer rahina wes tangi Menehi pepadangan sagung dumadi Kang wiwit gumregah ngupoyo rejeki Para among tani wes ndelidir mecaki galengan Mbok bakul sinambiworo wes sengkut makarya Poro ngulama tumungkul mengestu puja Poro santri wiridan ngaji Jago kluruk sesahutan Melu bertasbih marang pangeran Ndunyo wes gagat raniha Maringi maringi kalodangan janma ngupadi pangupa juwa Kitir Kitir iki… Isi panantangku marang wengi Sing kebacut anggone nguja sepi Dolanan swarane asu baung nggeririsi Kitir iki… Wujud pangundamanaku marang awang-awang Sing kebacut barangasan Ngrentengi lintang, nguntal rembulan Kitir iki…. Sarana gugatku marang isen-isening jagad Seng pijer royokan berkat Tan keguk njaluk ruwat Puisi Tentang Alam Bahasa Sunda Kaėndahan Alam oleh Kustian Cahya panon poė, nya’angan kana haté Hiliwirna angin nyieun tiis kana raga Tatangkalan ting garupay, nambih nyieun ėndahna alam Lemah cai negeri nu can kena ku polusi Alam ėndah nu merenah Ulah nepi ka punah Ku urang kudu dipupusti Supaya tetep asri lestari Alam Ciptaan Gusti Nu Éndah oleh Kustian Angin tiis dongkap dina poé isuk Mapagkeun panon poé isuk-isuk.. Hejona tatangkalan endag-endagan katiup angin Nuhun pisan gusti, kanikmatan sadaya anu tiasa abdi rasakeun.. Kaéndahan alam nu tos anjeun ciptakeun Janten nyata kakuasaan nu teu aya tandingan nana.. Éndahna Désa Abdi Teu Aya Duana oleh Kustian Sora manuk tina balik dahan.. Sorana ngenah jiga tembang kawih Alam éndah pinuh ku daya sima Tatangkalan hirup subur.. Sora angin nu sing hiliwir ngusapan raraga Kaéndahan alam desa abdi émang teu aya duana.. Video Puisi Gunung Fiersa Besari
puisi tentang allah swt