🌤️ Tampilan Linux Untuk Windows 7
Klikatau topik untuk memperluas konten:. Sistem Operasi yang Didukung. Sistem Operasi (IA32 dan X64) Windows Server 2008* R2 Windows Server 2012* R2 Windows® 10 Windows 8.1* Windows 8* Windows 7* Windows Server 2016* Linux* Red Hat Enterprise Linux 6.7 Linux Red Hat Enterprise Linux 7.2 Linux SLES 11 SP4 Linux SLES 12 SP1 Ubuntu* 16.04.1 Intel® System Support Utility Proses Proses Windows*
PerbedaanLinux dan Windows lain adalah segi distribusinya. Kamu bisa mendapatkan sistem operasi ini melalui beberapa situs seperti situs milik ubuntu, debian, dan yang lainnya. Sedangkan untuk mendapatkan Windows, kamu harus membeli DVD nya. 7. Dukungan Hardware. Perbedaan Linux dan Windows terakhir yang cukup mencolok adalah dari segi hardware.
CaraMerekam Layar Laptop di Windows 7, 8 dan 10. 1. Merekam Layar Penuh. 2. Merekam Jendela Aplikasi. 3. Merekam Game. Saat ini ada banyak sekali aplikasi perekam layar PC yang tersedia, mulai dari yang gratis maupun berbayar. Beberapa di antaranya yang sering dipakai yaitu Open Broadcaster Software (OBS), Camtasia, Bandicam, CamStudio dan
Microsoft menghentikan dukungan sistem operasi Windows 7 mulai besok, Selasa (14/1/2020). Pengguna pun disarankan untuk beralih ke OS yang lebih baru, yakni Windows 10.. Windows 10 sendiri telah dirilis Microsoft sejak 2015 lalu. Bagi Anda yang masih menjalankan OS Windows 7 dan ingin upgrade ke Windows 10, ada baiknya mengecek persyaratan minimum PC laptop/desktop sesuai yang
Berikutini tampilan Linux Mint yang berjalan pada laptop dengan kapasitas RAM 2 GB: Sekilas, tampilan start menu dan desktop dari Linux Mint mengingatkan kembali pada versi Windows XP ataupun Windows 7. Memang tidak se-modern tampilan dari Windows 10, namun bagi kami tidak masalah, karena kami lebih mementingkan performanya.
Bagiyang menggunakan Windows XP dan mungkin merasa bosan dengan tampilan seperti itu, saat ini tersedia berbagai program yang bisa mengubah
3 Software (Wintoflash) untuk Mentransfer CD installer Windows XP atau DVD installer Windows 7 ke Flashdisk. Download Wintoflash di link ini. Catatan: Ada beberapa macam software yang dapat digunakan untuk mentransfer windows, namun menurut saya inilah yang sangat mudah dan sederhana, karena Software ini Gratis, dan tidak memerlukan Software pendukung lainnya.
Saatmau download disitusnya pun hanya tersedia untuk versi Windows 8 64bit dan Windows 8.1 64bit. Kalau ndak percaya, silahkan cek saja disini. Ceritanya dulu saat diminta instal Windows 7 untuk laptopnya saya sempat bingung dan akhirnya laptop ASUS X452C-nya saya instal Linux saja yang gratis sekalian belajar Linux menurut saya.
Catatan Tampilan Menu Bermacam-macam tergantung Merk Laptop / Komputer. 9. Cari Tab Boot di Menu atas dan Pilih setting Boot Pertama ke USB Flashdisk - cara pengaturannya biasanya ada disebelah kanan Menu (biasanya dengan menekan Page Up/Page Down atau tombol +/-), kemudian Pilih Tab Exit dan Save (Yes), maka Laptop akan segera Restart.
Untukmengubah tampilan windows XP ke Vista, sepertinya sudah banyak yang menyediakan. Salah satu yang pernah saya coba adalah Vista Transformation Pack, dan memang tidak begitu memberatkan kinerja komputer. Windows dengan tampilan windows mungkin sudah biasa, tetapi dengan tampilan Linux mungkin masih jarang digunakan. Dengan Ubuntu
UbahTampilan Windows 7 Menjadi Linux Ubuntu - Ubuntu SkinPack 9.0 untuk Windows 7 | Baiklah sobat, jika tertarik ingin mencoba Merubah Tampilan Windows 7 Menjadi Linux Ubuntu, silahkan langsung saja didownload, cekidot Tampilan Program : Semoga dapat memberikan manfaat, salam .:: Wonganjuk::.
Windows95, yang memperkenalkan menu Start untuk dunia, hanyamerayakan ulang tahun . ke-20! Fitur ini merupakan hit instan, menjadi komponen inti dari sistem operasi Windows. Nah, itu dihapus dalam kesalahan itu Windows 8, tapi Anda harus tahu sekarang bahwa menu Start telah bereinkarnasi untuk Windows 10.
1mga8. Distro Linux Terbaik – Ada berapa total distro Linux yang ada di dunia? Apa saja distro Linux yang cocok untuk pemula? Apa pula distro Linux yang dikhususkan untuk programer dan kegiatan hacking? Apakah ada distro Linux asli Indonesia? Temukan semua jawabannya di artikel ini. Silakan gunakan daftar isi di bawah untuk langsung ke topik yang kalian tuju. operasi adalah sebuah software yang menjembatani antara user dengan hardware, di mana di dalamnya menempel software-software lain yang mendukung user untuk mengerjakan sebuah adalah sistem operasi. Namun, meskipun begitu, Linux merupakan sistem operasi yang unik bila dibandingkan dengan Windows atau MacOS. Kenapa? Karena di antara ketiga sistem operasi tersebut, hanya Linuxlah yang berstatus Linux bebas dikembangkan oleh siapa saja tanpa harus membayar lisensi, dan bebas didownload oleh siapa saja tanpa harus berlangganan. Selain itu sifatnya yang opensource menjadikan Linux mudah disesuaikan dengan keperluan suatu organisasi atau kelompok, selama kalian paham bagaimana sistem operasi ini demikian, bisa disimpulkan bahwa ada ribuan distro Linux yang ada di dunia ini. Hanya saja terdapat beberapa distro yang populer digunakan karena memang secara pengembangan dilakukan secara serius oleh organisasi atau kelompok di artikel ini kami akan bahas secara singkat padat dan jelas macam-macam distro Linux yang paling ringan dan stabil, baik itu untuk programing, hacking, edukasi, editing foto dan video, maupun untuk penggunaan akan mulai pembahasan ini dari distro Linux yang paling populer alias banyak penggunanya. Baik itu dari kalangan pemula sampai UbuntuKetika kalian mencari informasi seputar Linux di internet, mustahil kalian tidak menemukan Ubuntu di sana. Ya, Ubuntu adalah salah satu distro Linux yang paling populer dan cenderung cocok untuk memang selalu berkaitan erat dengan terminal atau CLI kalau di sistem operasi Windows namanya CMD. Namun, distro Ubuntu selalu berusaha memunculkan kesan universal dengan menambahkan fitur-fitur dan mendesain penampilannya sedemikian rupa, agar mudah digunakan walaupun oleh seorang tersebut tentu selaras dengan moto Ubuntu Linux for Human Beings. Jadi, kalian tidak perlu kemampuan teknis yang baik untuk mengoperasikan distro ini, meskipun tidak ada salahnya juga kalau belajar beberapa perintah dasar menawarkan proses instalasi yang cukup mudah. Yang jelas, panduan instalasinya dibuat dengan tampilan yang sederhana tetapi mudah dimengerti oleh orang awam sekalipun. Kalian bisa baca ulasan lengkapnya di sini cara menginstall distro Ubuntu juga sangat menarik. Bahkan menurut kami lebih menarik daripada Windows. Salah satu yang mungkin menarik perhatian adalah Unity, sebuah dock yang berada di sebelah kiri layar, yang berisi shortcut untuk akumulasi dari kelebihan-kelebihan itu, membuat Ubuntu berkembang pesat dan disukai banyak pengguna di seluruh MintLinux Mint merupakan salah satu distro yang paling banyak disukai oleh komunitas pengguna Linux. Kenapa? Karena Mint terkenal mudah diakses, digunakan, dan menawarkan tampilan yang itu distro ini menawarkan tiga desktop environment berbeda yang bisa kalian pilih sesuai selera yaitu MATE, Cinnamon, dan XFCE. Ketiga DE tersebut dikenal cukup andal, stabil, dan mempunyai banyak fitur untuk memudahkan pekerjaan macam-macam desktop environment di LinuxFun fact-nya adalah, ternyata distro ini dikembangkan atau merupakan produk dari kumpulan coder Ubuntu. Jadi, jika kalian pernah install Ubuntu atau bahkan belum pernah coba Linux sama sekali, Linux Mint mungkin pilihan yang MX LinuxMenilik semacam portal untuk distro-distro Linux, MX Linux menempati urutan pertama distro yang paling banyak dicari selama 6 bulan terakhir. Ini artinya, distro ini patut disandingkan dengan Ubuntu dan Mint yang pada saat artikel ini terbit hanya menempati urutan kelima dan Linux merupakan distro opensource yang dibangun dari antiX dan MEPIS. Keduanya adalah distro berbasis Debian. Sejak awal, MX Linux didesain untuk mendukung efisiensi bekerja, dengan tidak menganaktirikan interface atau tampilan ini tergolong distro Linux kelas menengah. Artinya, performa dan elegansi berjalan seimbang sehingga bisa bekerja di dalam PC lama, mudah dikembangkan, dan juga mudah digunakan bahkan oleh penguna pemula bisa langsung menginstall distro ini via USB. Penjelasan lengkapnya bisa kalian baca di sini cara install Linux dari ManjaroDi tempat keempat untuk distro Linux populer ada Manjaro. Manjaro ini adalah distro berbasis Arch Linux, yang terkenal garang’. Tapi tenang, komunitas Manjaro bertujuan membuat distro ini lebih bisa diterima oleh banyak orang meskipun tidak mempunyai kemampuan teknis tersedia untuk arsitektur 64-bit dengan pilihan desktop environment KDE, XFCE, dan GNOME; juga dalam arsitektur 32-bit dan Zorin OSDistro berikutnya ada Zorin OS. Secara struktur kode distro ini dibuat berdasarkan Ubuntu, namun tim pengembang membuat tampilan Zorin OS sangat mirip dengan Windows. Hal ini tidak lain dan tidak bukan merupakan sebuah langkah untuk membuat pengguna Windows khususnya yang bajakan, untuk perlahan-lahan beralih ke sistem operasi yang banyak distro dan juga DE yang mengklaim tampilannya mirip dengan Windows, Zorin OS-lah menurut kami yang paling serius dalam hal itu, distro ini sudah menggunakan konsep packet manager yang hanya disertakan di Linux rilisan terbaru. Hal ini karena Zorin OS punya aplikasi pre-installed yang cukup lengkap dan sangat masih dirasa kurang, kalian juga bisa menginstall software atau game Windows menggunakan Wine dan PlayOnLinux yang secara default sudah terinstall di distro ini. Selengkapnya bisa baca di sini cara install software Windows di dari sisi tema, Zorin mempunyai sebuah fitur bernama Zorin Look Changer yang menyediakan pilihan kustomisasi tampilan cukup lengkap, sehingga bisa membuat distro ini mirip Windows 7, XP, 2000, bahkan Linux Terbaik untuk GamingLinux banyak dikenal masyarakat awam sebagai sistem operasi yang erat kaitannya dengan koding dan hacking. Namun, jika kalian menyelam lebih dalam, ternyata ada distro linux yang secara khusus dibuat untuk mendukung kegiatan gaming kalian. Nah, apa saja itu?1. SteamOSGamers mana yang tidak kenal dengan Steam. Itu, lho, platform distribusi digital untuk game PC. Nah, Valve Corp sebagai creator dari Steam membuat sebuah distro bernama SteamOS. Jadi sederhananya SteamOS memang didesain untuk menjalankan games yang ada di ini adalah salah satu pengembangan dari Debian 8 Jessie namun menggandeng GNOME sebagai desktop environment-nya. Tapi meski demikian, ada beberapa kustomisasi dan optimalisasi yang dilakukan seperti memudahkan pengguna untuk menghubungkan joystik dan distro ini dikhususkan untuk game, maka kebutuhan hardware untuk menginstall SteamOS cukup tinggi. Misalnya prosesor Intel atau AMD 64-bit, RAM 4GB atau lebih, penyimpanan minimal 200GB, VGA NVDIA/AMD Radeon 8500 ke atas atau Intel, dan UEFI Batocera LinuxDistro Linux untuk game yang kedua ada Batocera. Seperti logonya, distro ini cukup mengesankan untuk bermain game retro atau dingdong seperti game-game besutan Atari, Super Nintendo, GameBoyAdvance, Dreamcast, distro ini tidak perlu diinstall ke dalam harddisk. Kalian cukup menggunakan sebuah USB dan melakukan proses booting darinya untuk langsung memainkan game. Dengan catatan, kalian tidak bisa memainkan game berat di sini; hanya game retro itu distro ini menyertakan integrasi Kodi Media Center, sehingga kalian bisa berpindah ke mode nonton film ketika bosan bermain Linux ConsoleBerikutnya ada Linux Console. Merupakan distro Linux yang cenderung ringan untuk bermain game console dan membuat server untuk bermain instalasi distro ini dapat kalian lakukan dengan menggunakan live USB atau VMWare/ Linux untuk Hacking dan ForensikSejak awal Linux memang erat kaitannya dengan dunia hitam’. Banyak film-film yang menampilkan hacker menggunakan sistem operasi ini sebagai media dalam melakukan memang benar. Banyak pengembang mencoba membuat Linux yang berguna untuk kegiatan hacking dan forensik. Hasilnya banyak distro yang ketika selesai diinstall, memiliki banyak sekali tools untuk melakukan kegiatan tersebut secara lengkap. Di antaranya …1. Kali LinuxSetelah kepunahan Backtrack–distro Linux hacking dan penetration testing paling top pada masanya- muncul Kali Linux untuk menggantikan posisinya. Distro ini dikembangkan oleh Offensive Security dengan mengambil komponen inti dari pendahulunya sumber, Kali Linux berasal dari Debian. Di dalam distro ini terdapat banyak sekali tools untuk hacking dan keamanan jaringan. Dengan menerapkan model rolling release, tools yang tersedia dalam Kali Linux akan selalu dalam keadaan dibandingkan dengan distro lain yang sejenis, Kali Linux merupakan distro hacking dan penetration testing paling modern saat ini. Selain mendukung berbagai macam perangkat hardware, komunitas Kali Linux sangat aktif dan menyediakan dokumentasi super BackBox LinuxJika Kali Linux dikembangkan dari Debian, BackBox malah dikembangkan dari Ubuntu. BackBox dibuat dengan tujuan utama melakukan penetration testing dan pengujuan keamanan dalam sebuah sistem. BackBox merupakan salah satu distro paling populer di ini mempunyai repositori software sendiri yang menjamin versi stabil dari berbagai macam tools hacking, network analysis, dan forensik yang tersedia. BackBox didesain dengan cukup minimalis dengan menggandeng XFCE sebagai desktop Distri Linux TerbaikApa distro Linux terbaik untuk pemula?Jika kalian baru migrasi dari Windows ke Linux, lebih baik pakai distro yang GUInya sudah bagus, misalnya Ubuntu atau distro Linux terbaik untuk hacking dan forensik?Ada Kali Linux dan Backbox ada distro Linux yang dikhususkan untuk gaming?Ada. SteamOS, Linux Console, dan Linux apa yang bagus untuk server?Tergantung, sih. Biasanya kebanyakan orang pakai distro CentOS, Debian, atau KataDemikian. Itulah macam-macam distro Linux terbaik sesuai dengan bidangnya; paling ringan dan stabil. Baik itu untuk pemula, programmer, hacker, network analyst, dll. Hayu atuh mulai dimanfaatkan sistem operasi gratis ini daripada menggunakan sistem operasi bajakan.
Apa itu Desktop Environment?? bagi kalian pengguna linux pasti tau, ketika kita install sebuah distro linux maka kita akan dikasih tau tampilan desktop apa yang digunakan pada operasi Windows dan juga MacOS, keduanya menggunakan tampilan desktop environment masing-masing. Sedangkan untuk linux sendiri tampilan desktop environmentnya memiliki banyak model seperti Gnome, KDE, XFCE dan desktop Desktop Environment DEDesktop environment lingkungan desktop adalah tampilan antar muka pengguna atau yang lebih sering kita kenal dengan GUI Graphical User Interface dimana kita di hadapkan pada sebuah kiasan desktop pada layar environment juga merupakan sebuah antar muka grafis alternatif yang paling populer sebagai pengganti dari antar muka baris perintah, yang kita kenal dengan CLI command line interface.Tampilan GUI-nya juga menjadi lebih bersahabat untuk penggunaan semua orang, sedangkan tampilan CLI biasa digunakan oleh para programing, atau para pakar komputer. Desktop environment lingkungan desktop juga sudah kita rasakan pada sistem operasi yang kita gunakan, seperti MacOS X, Windows, Unix/Linux, dan Desktop Environment Windows 10Contoh Desktop Environment MacOSPada pembahasan kali ini kita akan membahas macam-macam Desktop environment yang populer yang ada di Unix/ Tampilan Desktop Environment Di LinuxBanyak sekali jenis-jenis desktop environtment mulai dari sistem operasi Windows, MacOS, yang sudah saya singgung di atas, dan lebih beragam lagi desktop environment yang dimiliki oleh OS beberapa macam desktop environment yang digunakan di OS adalah salah satu desktop environment lingkungan desktop yang dikembangkan oleh perusahaan The GNOME Project. Secara keseluruhan gnome bersifat gratis dan juga bebas, para pengembangnya juga terdiri dari sukarelawan, kontibutor berbayar, dan perusahaan gnome dimulai pada Agustus 1997 oleh Miguel de icaza dan Fedrico Mena, mebuat sebuah proyek perangkat lunak yang open source bebas untuk Desktop environment dan aplikasinya. Gnome yang ada dan sudah rilis yaitu gnome 2, dan gnome 3 gnome shell dan rilisan selanjutnya kalian bisa cek di juga merupakan dekstop environment yang sangat populer di kalangan pengguna distro linux, karena gnome merupakan salah satu proyek dari GNU yang sudah digunakan hampir disetiap distro linux, unix-like, dan juga menjadikan desktop ini menjadi andalannya, karena desktop gnome memiliki tampilan keren yang user friendly, tampilan khasnya, dan juga kita pilihan kustom desktop di gnome juga PlasmaDesktop KDE adalah desktop environment lingkungan desktop yang merupakan software pengembangan dari Trooltech yang bernama toolkit Qt. Desktop ini termasuk desktop yang mudah dalam pemakaian serta memiliki banyak fitur yang disediakan, bukan hanya itu saja desktop KDE juga memiliki fleksibilitas, dan juga sangat merupakan singkatan dari “K Dekstop Environment“, sebelumnya huruf K’ memiliki nama yaitu Kool’ dan berubah menjadi K’ yang berarti huruf pertama dalam abjad sebelum L, huruf L berarti Linux’.KDE juga sering disebut dengan KDE Plasma, dan juga desktop ini merupakan desktop yang populer di kalangan pengguna linux, sama halnya dengan adalah desktop environment yang merupakan kelanjutan dari Gnome shell gnome 2 yang dikembangkan oleh Stefano karapetsas dan kawan-kawannya, dan pertama diluncurkan pada tanggal 19 Agustus memiliki desktop environment yang atraktif dan juga intuitif dengan metafora desktop tradisional untuk Unix-like dan Linux. Meskipun mate ini mempertahankan desktop tradisionalnya, dia juga mengembangkan dan menambahkan dukungan terhadap teknologi usul nama Mate adalah kata yang berasal dari ucapan Ma-Tay, yang berasal dari Yerba mate tanaman asli dari Amerika serikat. Tanaman ini sering digunakan untuk membuat minuman karena mengandung kafein disebut mate sudah menjadi desktop default untuk disto LINUX MINT sejak versi 12 “Lisa”, selain itu repository resmi mate juga tersedia di berbagai distro linux seperti Arch Linux, LMDE, Debian, Parabola, Ubuntu Mate, Solus, Kali linux, OpenSUSE, Fedora, ROSA, OpenMandriva, Mageia, Gentoo, PCLinux OS dan adalah desktop environment lingkungan desktop yang berasal dari Gnome 3 namun desktopnya yang tradisional dan mengikuti konveksi metafora. Bagi para pengguna windows yang ingin mencoba linux, desktop cinnamon bisa jadi pilihan, karena mirip seperti sudah dipasang di berbagai versi di distro Linux mint, dan juga beberapa distro linux dan OS unix-like. Desktop cinnamon bermula ketika peluncuran Gnome 3 pada april 2011, bulan itu juga metafora desktop tradisional Gnome 2 yang berubah menjadi Gnome cinnamon menjadi salah satu faktor yang membedakan Linux Mint dengan yang lainnya, karena jika dilihat dari model desain yang konsevatif cinnamon memiliki model desktop gabungan antara GNOME dan alasan para pengguna menggunakan desktop cinnamon ini, diantaranyasudah terintegrasi,tampilan yang khas,desklet aplikasi kecil,cepat dan ringan,konfigurasi pengaturan yang mudah,penel yang sederhana, dan adalah desktop environment yang menggunakan teknologi Gnome GTK yang menekankan pada kesederhanaan, minimalis, dan juga dikembangkan oleh Ikey Doherty, Joshua Strobl dan kawan-kawannya dalam proyek Solus pada tanggal 7 Desember 2013. Awal rilis pada tanggal 18 februari 2014 yaitu Budgie versi 1 setelah sebelumnya mengalami pelambatan dan juga rawan distro seperti Arch Linux, Manjaro, Ubuntu, Gecko Linux, Debian dan Sparkly Linux, juga sudah menggunakan desktop budgie adalah salah satu desktop ringan yang awalnya dibuat untuk sistem Unix, bahkan paling ringan diantara desktop environment yang lain. Sumber daya yang dibutuhkan desktop ini lebih sedikit sehingga tidak menuntut akselerasi dari perangkat xfce yang ringan, cepat, dan mudah ini menjadi praktis karena memiliki beberapa aplikasi unik dan juga ekstensi panel yang meningkatkan utilitas pada sistem. Berbeda halnya dengan Gnome yang membutuhkah sumber daya yang lebih tinggi dari pada seberat-beratnya desktop gnome pada linux, linux sendiri merupakan os yang paling ringan dibandingkan os windows, ukuran .iso linux juga paling besar 1 – 3gb, sedangkan windows 3gb juga Pengertian Dan Contoh ERD Entity Pelationship DiagramLXDELXDE Lightweight X11 Desktop Environment adalah tampilan antarmuka yang juga merpakan salah satu desktop yang paling ringan. LXDE sendiri berfokus pada kinerja yang baik tapi dengan sumber daya yang seperti desktop XFCE, desktop LXDE juga dibuat untuk sistem unix, dan pertama rilis pada tahun 2006. Perancang XFCE adalah Hong Jen Ye “PCMan” dan dikembangkan oleh The LXDE di LXDE tidak sepenuhnya terintergasi, dimana LXDE sendiri mencoba untuk membuat komponen yang ada bersifat open source bebas dengan sedikit ketergantungan. Hal inilah yang membuat desktop LXDE didistribusi oleh sistem adalah desktop environment dengan shell grafis, dan teknologi Gnome, dirangcang untuk desktop efisien untuk netbook. Unity dikembangkan oleh perusahaan Canonical Ltd, dan juga merupakan bagian dari proyek rilis pertama pada Ubuntu pada tahun 2010, dan pada tanggal 5 April 2017 pendiri sekaligus CEO Canonical Ltd mengumumkan bahwa Unity akan beakhir pada Ubuntu LTS, dan ubuntu akan menggunakan desktop default Gnome 3 ini menyebabkan paket Unity tidak ada dalam repositori utama oleh pengembang ubuntu, tapi paket-paket ini masih dikelola oleh para tampilan desktop environment PantheonPantheon adalah lingkungan desktop yang digunakan oleh distro elementary OSyang menggunakan GTK3 The Gimp Toolkit 3 sebagai GUI / antarmuka pengguna grafis. Tampilan dari desktop pantheon mirip dengan tampilan MacOS, dan juga kegunaannya sendiri memiliki kesamaan dengan Gnome tampilan desktop environment LXQtPixelcontoh tampilan desktop environment PixelEnlightenmentcontoh tampilan desktop environment enlightmentSugarcontoh tampilan desktop environment sugar di linuxSemoga artikel ini bermanfaat, dan kita makin tau bahwa tampilan di linux itu keren, Wasalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhBaca juga Fungsi Tools Photoshop + Gambar Iconnya Penjelasan Tentang Pemrograman Terstruktur + Contohnya
Linux merupakan salah satu dari ketiga sistem operasi pada perangkat desktop yang populer, bersama dengan Windows dan Mac OS. Linux memiliki berbagai varian yang bisa kamu gunakan. Saking banyaknya varian Linux, kamu sebagai pengguna dapat leluasa memilih distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan kamu. Hal yang membuat Linux memiliki banyak varian adalah sifatnya yang open source. Open source inilah yang menjadikan Linux bebas untuk dikembangkan oleh berbagai komunitas bahkan personal dengan berbagai maksud dan tujuan penggunaan. Dari berbagai macam distro Linux yang ada, kamu mungkin bingung akan mencoba yang mana? Berikut ini 10 macam Linux yang bisa kamu coba sebagai alternatif memilih distro Linux yang cocok bagi kamu. “Semua orang terbaik dalam hidup sepertinya menyukai Linux” Steve Wozniak 1. Ubuntu 💻 Mulai Belajar Pemrograman Belajar pemrograman di Dicoding Academy dan mulai perjalanan Anda sebagai developer profesional. Daftar Sekarang Distro Linux pertama yang patut kamu coba adalah Ubuntu. Ubuntu merupakan salah satu distro Linux yang cukup populer dan sangat cocok bagi kamu yang baru pertama kali menggunakan Linux. Ya, seperti moto dari Ubuntu yaitu “Linux for human beings” atau dalam bahasa Indonesia “Linux untuk manusia”, maksudnya Ubuntu dikembangkan agar Linux dapat berguna bagi semua orang secara universal dalam artian untuk merubah stereotip umum bahwa Linux susah untuk digunakan oleh orang awam. Distro Linux Ubuntu patut kamu coba, karena selain Ubuntu sangat populer, Ubuntu juga memiliki dukungan komunitas yang besar. Jadi ketika kamu mengalami kendala atau kesulitan saat menggunakan Ubuntu kamu bisa mencari solusi penanganannya dengan mudah. Sampai artikel ini ditulis Ubuntu telah dirilis sampai versi LTS. Ketika kamu menggunakan Ubuntu kamu tidak perlu takut kehilangan dukungan, karena Ubuntu menjamin penggunanya akan mendapat pembaruan keamanan dan pemeliharaan. 2. Manjaro Manjaro merupakan distro Linux yang berbasis dari Arch Linux. Belakangan ini kepopuleran Manjaro semakin menanjak. Bukan tanpa alasan Manjaro semakin banyak digandrungi oleh sebagian orang, selain karena Manjaro menawarkan keunggulan dari Arch Linux yang dijadikan basisnya. Manjaro juga mempunyai kemudahan seperti pemakaian yang simpel, sederhana, elegan dan tetap powerful. Hal yang menarik dari distro Linux Manjaro ini adalah Manjaro menyediakan fitur lengkap dengan berbagai pilihan arsitektur, desktop environment, dan jenis build-nya. Dari hal tersebut Manjaro memang dikembangkan untuk berbagai kalangan pengguna, baik itu pemula, pendidikan, programmer maupun profesional. Salah satu faktor kepopuleran Manjaro adalah berkat banyaknya varian desktop environment yang bisa digunakan. 3. Linux Mint Linux Mint merupakan salah satu distro yang tak kalah populer dari Ubuntu, distro ini pun banyak digemari oleh komunitas Linux. Linux Mint dibangun diatas basis Ubuntu, oleh karena itu Linux Mint dapat menjalankan aplikasi yang ada pada Ubuntu. Sama seperti Ubuntu, Linux Mint pun cocok bagi kamu yang baru memulai menggunakan Linux, karena selain user interface yang mudah dan sederhana Linux Mint juga memiliki efek transisi yang cukup smooth. Distro Linux Mint memiliki berbagai varian desktop environment meliputi Cinnamon, MATE, XFCE, KDE ditambah ada varian Linux Mint yang berbasis Debian. Untuk penggunaan sehari-hari Linux Mint sangat nyaman untuk digunakan, aplikasi yang bisa digunakan pun cukup melimpah ruah berkat basisnya dari Ubuntu. 4. Kali Linux Jika kamu tertarik untuk memulai belajar hacking dan penetrasi, maka distro Linux berikut ini boleh kamu coba. Kali Linux merupakan distro berbasis Debian yang dikembangkan oleh Offensive Security. Tujuan dari dikembangkannya Kali Linux adalah untuk memenuhi kebutuhan penetrasi dan pengujian maupun peretasan pada sistem keamanan komputer. Kali Linux juga menyediakan berbagai desktop environment seperti XFCE, KDE maupun LXDE. Di dalam Kali Linux juga telah tersedia berbagai tools atau aplikasi yang berguna dalam melakukan ethical hacking atau penetrasi dan testing. Tools dan aplikasi yang disediakan pun selalu dalam keadaan terbaru karena menerapkan model rolling release. Komunitas dari Kali Linux pun banyak yang membuat tools atau aplikasi yang bisa kamu gunakan saat melakukan penetrasi ataupun testing keamanan. 5. Zorin OS Apabila kamu ingin mencoba Linux dengan rasa Windows, kamu bisa mencoba menggunakan distro Linux Zorin OS. Zorin OS dikembangkan dari basis Ubuntu dengan mengedepankan tampilan antarmuka yang mirip dengan Windows. Hal ini cocok bagi kamu, jika baru memulai menggunakan Linux, karena saat migrasi dari Windows ke Linux kamu akan merasa familiar dengan tampilannya. 6. openSUSE Distro Linux berikutnya yang bisa kamu coba adalah openSUSE. openSUSE bisa jadi pilihan kamu sebagai system administrator, pengembang ataupun pengguna desktop. openSUSE terbagi menjadi dua varian distribusi yaitu Tumbleweed dan Leap. Jika kamu ingin selalu mendapatkan pembaruan maka varian openSUSE Tumbleweed adalah pilihannya. Sedangkan jika kamu ingin mendapatkan pembaruan pada rentang periode tertentu maka openSUSE Leap bisa kamu pilih. 7. Fedora Fedora pertama kali dirilis pada tanggal 6 November 2003 sampai dengan artikel ini ditulis Fedora telah sampai pada versi 32. Fedora dikembangkan oleh Red Hat dengan manajemen paket menggunakan RPM dan YUM. Fedora tidak terlalu memperhatikan pembaruan apabila hanya memperbaiki hal yang tidak begitu penting, para pengembang Fedora lebih mengutamakan pembaruan yang signifikan saat melakukan pembaruan. 8. Parrot OS Sama seperti halnya distro Kali Linux, distro Parrot OS juga dikembangkan untuk tujuan penetrasi, testing maupun forensik sistem keamanan. Parrot OS juga menggunakan basis dari Debian sama seperti Kali Linux. Parrot OS dikembangkan oleh Parrot Security CIC sampai artikel ini ditulis Parrot OS telah sampai pada versi Parrot OS juga menyediakan berbagai macam pilihan desktop environment mulai dari MATE, KDE, dan juga OVA. Walaupun masih tergolong baru, distro Parrot OS tidak bisa dipandang sebelah mata. Banyak tools penetrasi dan testing telah dipasang secara otomatis pada distro ini. Jika kamu tertarik untuk memulai penetrasi dan testing maupun hacking distro ini bisa kamu coba sebagai alternatif pilihan Kali Linux. 9. Elementary OS Apabila sebelumnya ada distro Zorin OS yang tampilannya mirip dengan Windows, sedangkan distro Linux satu ini tampilannya mirip dengan Mac OS. Jika kamu ingin merasakan sensasi tampilan yang elegan layaknya Mac OS, maka distro Linux Elementary OS ini bisa kamu coba. Elementary OS juga ramah bagi pengguna baru karena menggunakan basis dari Ubuntu. Sampai artikel ini ditulis Elementary OS telah sampai pada versi Hera. 10. BlankOn Kurang lengkap rasanya jika tidak mencantumkan distro Linux buatan Indonesia. BlankOn merupakan salah satu distro Linux racikan anak bangsa yang bisa kamu coba. BlankOn juga pernah masuk ke dalam 100 besar Linux di dunia, jadi kualitas dari BlankOn tidak bisa dianggap remeh. Apabila kamu membutuhkan Linux untuk kegiatan computing untuk pendidikan atau perkantoran distro Linux BlankOn ini bisa menjadi pilihan. Demikian 10 macam Linux yang bisa kamu coba. Sistem operasi Linux juga banyak digunakan oleh orang-orang yang bekerja di bidang IT termasuk para developer. Memiliki pemahaman mengenai Linux bisa menjadi nilai lebih bagi kamu yang bergerak di bidang IT. Selain itu bekali diri kamu juga dengan kemampuan yang dibutuhkan oleh industri. Ada banyak hal-hal baru di Dicoding, kamu bisa belajar dengan harga yang murah bahkan gratis, cek di sini. Baca juga artikel menarik lainnya di blog Dicoding berikut ini, yang pastinya akan memperluas wawasan kamu. 7 Resolusi Untuk Meningkatkan Skill Ngoding Di Tahun 2020 2 Langkah Utama Membuat Filter Kece di Instagram Figma, tools yang mempermudah hidup UI Designer Dari ke 10 distro tadi adakah yang menarik untuk kamu coba? Atau malah kamu pernah mencoba salah satu dari ke 10 distro Linux tersebut? Tulis jawabanmu beserta kenapa kamu memilih distro Linux tersebut di kolom komentar, ya. 10 Macam-Macam Linux yang Bisa Kamu Coba – karya Robby Takdirillah, Intern Junior Content Writer di Dicoding
tampilan linux untuk windows 7